Ekoran 3 rakyat ditembak mati di Kuala Lumpur.
JAKARTA: Puluhan aktivis NGO Laskar Merah Putih berdemo di
depan pejabat Kedutaan Besar Malaysia di Jalan HR Rasuna Said,
Kuningan, di sini menuntut penyelesaian kes penembakan pekerja Indonesia
di Malaysia.“Kami memohon pemerintah Malaysia, Indonesia dan PBB untuk mengusut kes kematian tiga pekerja Indonesia melalui mekanisme undang-undang di Malaysia dan antarabangsa,” kata Setiausaha Agung NGO itu, Eko Soetikno seperti dilapor lawan web berita Indonesia hari ini.
Mereka juga mendesak pemerintah Indonesia untuk menghantar pulang orang asing yang melanggar hak asasi manusia di Indonesia.
Demonstran juga mendesak pemerintah Indonesia menilai tugas Kedutaan Besar RI di Malaysia.
Mereka mengancam akan memboikot produk-produk Malaysia yang dijual di Indonesia. “Bila tuntutan kami tidak diindahkan, kami meminta semua anak bangsa untuk memboikot produk-produk Malaysia,” kata Eko.
Meski sempat menimbulkan kesesakan lalu lintas, namun demontrasi berjalan tertib dan damai. Puluhan pegawai polis dari Polda Metro tampak siap siaga mengamankan lokasi dan mengatur lalu lintas.
Tiga pekerja Lombok Timur, Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25) dan Mad Noon terbunuh akibat cedera ditembak di Kuala Lumpur.
Ketika tiba di kampung kelahiran, keluarga curiga atas keadaan mayat seperti jahitan di mata.
Keadaan mayat itu menimbulkan kecurigaanya adanya penjualan organ tubuh TKI. Tetapi dari hasil ulangan otopsi ulang, tidak ada organ tubuh TKI yang hilang. Semuanya lengkap.
Pihak berkuasa Malaysia juga menafikan perkara tersebut.
Tiada ulasan:
Catat Ulasan